5 Fakta Berapa Persen Potongan GoFood 2026 Terbongkar Agar Margin Aman Anti Rugi

Menjawab pertanyaan krusial mengenai berapa persen potongan GoFood untuk penjual di tahun 2026, angka bakunya adalah 20% + Rp1.000 per transaksi untuk mitra reguler. Artinya, Gojek mengambil komisi sebesar 20% dari setiap harga item yang terjual, ditambah biaya layanan tetap sebesar Rp1.000 dari total keranjang belanja bersih. Penting untuk dicatat bahwa angka ini belum termasuk potensi potongan tambahan jika Anda mengikuti program promosi (diskon) atau biaya iklan (GoAds), serta kewajiban pajak PPN atas biaya layanan tersebut yang kini menjadi sorotan dalam regulasi perpajakan digital terbaru.
Banyak pemilik usaha kuliner yang merasa “kecolongan” saat melihat laporan pencairan dana harian. “Saya jual Nasi Goreng Rp20.000, kok yang masuk cuma Rp15.000? Katanya potongannya cuma 20%?” Keluhan seperti ini sangat umum terjadi karena kurangnya pemahaman mendalam tentang komponen biaya yang menyertai angka persentase tersebut.
Mengetahui angka 20% saja tidak cukup. Sebagai pebisnis yang cerdas, Anda harus memahami anatomi potongan tersebut agar bisa menetapkan harga jual (markup) yang tepat. Jika salah hitung, bisa-bisa Anda hanya kerja bakti untuk membayar komisi aplikasi. Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas detail berapa persen potongan GoFood untuk penjual beserta simulasi hitungan real di lapangan agar margin keuntungan Anda tetap tebal dan aman dari kerugian. Untuk strategi markup harga yang lebih mendalam, Anda bisa mempelajarinya di cara menaikkan harga di GoFood.
Bedah Komponen Biaya Merchant GoFood 2026
Angka “20%” yang sering kita dengar hanyalah puncak gunung es. Untuk memahami struktur biaya yang sebenarnya, mari kita bedah satu per satu elemen yang mengurangi pendapatan kotor Anda.
1. Komisi Dasar (Service Fee) – 20%
Ini adalah biaya sewa lapak digital. Gojek memotong 20% dari harga jual makanan Anda (sebelum PB1/Pajak Restoran jika ada).
• Contoh: Jual Ayam Geprek Rp25.000.
• Potongan: 20% x Rp25.000 = Rp5.000.
Uang ini digunakan Gojek untuk pemeliharaan aplikasi, server, dan manajemen armada driver.
2. Biaya Transaksi (Payment Processing Fee) – Rp1.000
Sering luput dari perhatian, ada biaya tetap sebesar Rp1.000 per transaksi (bukan per item). Biaya ini dikenakan untuk memproses pembayaran digital (GoPay/OVO/Kartu) dan penggunaan sistem kasir GoBiz.
• Jual 1 porsi atau 10 porsi dalam satu struk, biayanya tetap Rp1.000.
3. Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas Komisi – 12%
Di tahun 2026, tarif PPN di Indonesia telah disesuaikan menjadi 12% (sesuai UU HPP). Perlu diingat, PPN ini dikenakan atas nilai komisi Gojek, bukan atas harga makanan Anda.
• Komisi Gojek tadi adalah Rp5.000.
• Maka PPN-nya: 12% x Rp5.000 = Rp600.
Potongan ini seringkali sudah *inclusive* (termasuk) dalam skema 20% bagi mitra UMKM kecil, namun untuk mitra besar (Enterprise), ini sering ditagih terpisah. Cek kontrak kerjasama Anda di aplikasi GoBiz.
Perbedaan Skema: Mitra Reguler vs Super Partner
Apakah status kemitraan mempengaruhi berapa persen potongan GoFood untuk penjual? Jawabannya: Ya, tapi bukan pada persentasenya, melainkan pada fasilitasnya.
Mitra Reguler (Standard)
Ini adalah status default saat Anda baru mendaftar.
• Komisi: Flat 20% + Rp1.000.
• Fasilitas: Standar. Muncul di pencarian biasa.
Super Partner (Resto Pilihan)
Status elit untuk resto dengan performa tinggi.
• Komisi: Tetap 20% + Rp1.000.
• Keunggulan: Mendapatkan prioritas algoritma (muncul paling atas), logo jempol merah, dan akses ke subsidi promo eksklusif (Co-funding). Meskipun potongannya sama, volume penjualannya biasanya 3x lipat lebih tinggi, sehingga “uang dibawa pulang”-nya lebih besar. Pelajari syaratnya di syarat menjadi Super Partner.
Penting! Hati-hati jika Anda mengikuti program “Promo Rekomendasi” (Recommended Campaign). Diskon yang Anda berikan kepada pelanggan (misal diskon 20%) akan ditambahkan sebagai potongan. Jadi potongannya menjadi: Komisi 20% + Biaya Promo 20% = Total 40% dari harga normal. Pastikan Anda hitung HPP dengan teliti sebelum klik “Ikut Promo”.
Simulasi Hitungan Real: Jual Nasi Goreng Rp30.000
Agar tidak bingung dengan teori, mari kita hitung duitnya secara nyata.
Skenario: Pak Budi menjual Nasi Goreng Spesial seharga Rp30.000 di aplikasi.
- Harga Jual di Aplikasi: Rp30.000
- Komisi GoFood (20%): Rp30.000 x 20% = -Rp6.000
- Biaya Transaksi: -Rp1.000
- Total Potongan: Rp6.000 + Rp1.000 = Rp7.000
- Uang Bersih Diterima (Net Settlement): Rp30.000 – Rp7.000 = Rp23.000
Analisa Profit:
Jika modal bahan baku (HPP) Nasi Goreng Pak Budi adalah Rp15.000.
• Laba Bersih: Rp23.000 (Terima) – Rp15.000 (Modal) = Rp8.000 per porsi.
• Margin: Rp8.000 / Rp30.000 = 26%.
Ini adalah angka margin yang cukup sehat untuk bisnis kuliner online.
Strategi Markup: Jangan Asal Tambah 20%
Kesalahan matematika yang paling sering dilakukan pemilik UMKM saat menghitung berapa persen potongan GoFood untuk penjual adalah menggunakan rumus penjumlahan sederhana. Banyak yang berpikir, “Kalau potongan 20%, berarti harga modal tinggal ditambah 20% saja.”
Ini SALAH BESAR. Mari kita buktikan.
Jebakan Penjumlahan (The Addition Trap)
Misal Anda ingin menerima bersih Rp20.000.
• Rumus Salah: Rp20.000 + 20% = Rp24.000.
• Saat dijual Rp24.000, Gojek memotong 20% dari Rp24.000, yaitu Rp4.800.
• Uang yang Anda terima: Rp24.000 – Rp4.800 = Rp19.200.
• Hasil: Anda rugi Rp800 per porsi. Jika laku 100 porsi, Anda rugi Rp80.000.
Rumus Pembagian (The Divisor Formula)
Gunakan rumus ini untuk mengamankan margin Anda 100%.
Rumus: Target Penerimaan ÷ 0.8
• Hitungan: Rp20.000 ÷ 0.8 = Rp25.000.
• Saat dijual Rp25.000, Gojek memotong 20% dari Rp25.000, yaitu Rp5.000.
• Uang yang Anda terima: Rp25.000 – Rp5.000 = Rp20.000.
• Hasil: PAS! Tidak kurang sepeserpun.
Membedakan Potongan Komisi vs Pajak Restoran (PB1)
Sering terjadi kebingungan antara “Potongan Aplikasi” dan “Pajak Pemerintah”. Keduanya berbeda.
PB1 (Pajak Pembangunan 1) – 10%
Ini adalah uang titipan konsumen untuk Pemda. Jika Anda mengaktifkan fitur PB1 di GoBiz:
• Harga Makanan: Rp30.000.
• Pelanggan bayar: Rp33.000 (Rp30k + 10%).
• Gojek tetap memotong komisi 20% dari harga makanan (Rp30.000), bukan dari total pajak.
• Anda menerima uang pajak Rp3.000 tersebut, tapi WAJIB disetorkan ke Dispenda, bukan dimakan.
Apakah Komisi 20% Itu Mahal? (Perspektif Bisnis)
Jika dilihat sekilas, memberikan seperlima omzet kita ke orang lain terasa berat. Namun, coba ubah cara pandang Anda. Anggaplah 20% itu sebagai biaya:
- Biaya Sewa Tempat Strategis: Di GoFood, warung Anda yang berada di dalam gang sempit bisa “terlihat” setara dengan restoran di pinggir jalan protokol. Anda menyewa “trafik digital”.
- Gaji Kurir & Armada: Anda tidak perlu membeli motor, bensin, dan menggaji kurir pengantar.
- Biaya Marketing: Gojek yang bakar uang untuk iklan di TV dan Billboard agar orang mau membuka aplikasi dan memesan makanan Anda.
Jika Anda harus melakukan semua itu sendiri (Sewa Ruko + Gaji Kurir + Pasang Iklan), biayanya pasti jauh di atas 20% dari omzet.
Rekomendasi Alat:
Pusing menghitung rumus markup harga, pajak PB1, dan potongan komisi 20% secara manual? Takut salah hitung dan boncos? Gunakan bantuan Claude AI. Cukup ketik modal Anda, AI akan menghitungkan harga jual yang aman dalam detik.
Kesimpulan: Transparansi Adalah Kunci Profit
Mengetahui secara pasti berapa persen potongan GoFood untuk penjual adalah fondasi dasar literasi keuangan bisnis kuliner. Angka 20% + Rp1.000 bukanlah momok yang harus ditakuti, melainkan variabel biaya yang harus dikelola.
Jangan ragu untuk menaikkan harga di aplikasi. Konsumen online tahun 2026 sudah sangat teredukasi dan memaklumi perbedaan harga demi kenyamanan. Tugas Anda hanyalah menjaga kualitas rasa agar harga yang mereka bayar terasa sepadan (Worth it).
Untuk memantau regulasi tarif layanan digital yang berlaku, Anda bisa mengecek informasi resmi di situs Kementerian Kominfo.
Sudahkah Anda mengecek ulang harga jual di aplikasi hari ini? Jangan-jangan selama ini Anda mensubsidi pembeli? Yuk, hitung ulang sekarang!
Pertanyaan Umum (FAQ)
-
Apakah potongan 20% bisa ditawar atau dikurangi?
Untuk mitra reguler UMKM, tarif ini bersifat baku (Fixed). Namun, untuk mitra Enterprise (Brand Besar dengan puluhan cabang), biasanya ada kontrak negosiasi khusus B2B dengan skema volume transaksi. -
Siapa yang menanggung biaya diskon promo di aplikasi?
Tergantung jenis promonya. Jika “Promo Rekomendasi” (Co-funding), biayanya dibagi dua antara Gojek dan Anda. Jika “Diskon Resto Sendiri” (Merchant Funded), 100% biaya diskon ditanggung penjual. Hati-hati sebelum klik setuju. -
Apakah ada biaya bulanan selain komisi per transaksi?
Tidak ada biaya langganan bulanan (Subscription Fee) di GoFood. Jika toko Anda tutup sebulan penuh, Anda tidak membayar apa-apa. Biaya hanya muncul saat ada penjualan sukses.


![Berapa Komisi GoFood Warung? [Rumus Cepat Raih Profit!]](https://duniaku.id/wp-content/uploads/2025/11/image-18.png)





