7 Cara Jualan Makanan Ringan Online 2026 Laris Manis Modal Kecil

Di tahun 2026, strategi terbaik cara jualan makanan ringan online bagi pemula dengan modal terbatas adalah menggunakan sistem Repacking (Kemas Ulang). Anda tidak perlu memproduksi keripik sendiri dari nol yang memakan waktu dan biaya alat. Cukup beli camilan curah (bal-balan) dari supplier tangan pertama, kemas ulang menggunakan Standing Pouch yang diberi stiker brand Anda sendiri, lalu pasarkan melalui Live Commerce (TikTok/Shopee Live). Data pasar menunjukkan bahwa produk “Snack Pedas Daun Jeruk” dan “Keripik Kaca” masih mendominasi 60% keranjang belanja camilan online di Indonesia.
Saya sering melihat ibu-ibu atau mahasiswa yang ingin berbisnis kuliner tapi mentalnya ciut duluan karena bayangan harus menggoreng ratusan kilo singkong di dapur yang panas. Padahal, ekosistem bisnis camilan di tahun 2026 sudah sangat terfragmentasi. Ada yang tugasnya produksi (Pabrik), ada yang tugasnya branding dan selling (Anda). Anda bisa menjadi pengusaha keripik sukses tanpa pernah menyentuh wajan penggorengan sekalipun.
Pasar makanan ringan di Indonesia adalah raksasa tidur yang tidak pernah kenyang. Budaya “Ngemil” masyarakat kita sangat kuat, apalagi saat bekerja atau nonton film. Jika Anda bisa menyediakan camilan yang enak, kemasan menarik, dan harga masuk akal, orderan akan mengalir deras. Dalam panduan ini, kita akan membedah langkah demi langkah cara jualan makanan ringan online mulai dari mencari supplier hingga teknik packing agar tidak remuk di jalan. Untuk dasar mental bisnisnya, pastikan Anda juga membaca cara memulai usaha kuliner rumahan.
1. Riset Produk: Jangan Jual Apa yang Anda Suka, Tapi Apa yang Pasar Mau
Kesalahan pertama pemula dalam menerapkan cara jualan makanan ringan online adalah idealisme berlebihan. “Saya suka keripik bayam, jadi saya mau jual keripik bayam.” Padahal, belum tentu pasarnya besar. Di tahun 2026, Anda harus berbasis data.
Kategori “Evergreen” (Pasti Laku)
Camilan pedas masih menjadi raja.
• Basreng (Bakso Goreng): Varian pedas daun jeruk.
• Makaroni Bantet: Tekstur keras-renyah yang bikin nagih.
• Keripik Kaca/Beling: Singkong super tipis dengan bumbu cabai asli.
Produk-produk ini memiliki *turnover* (perputaran) yang sangat cepat.
Kategori “Rising Star” 2026 (Tren Baru)
Pasar mulai sadar kesehatan.
• Fruit Chips (Keripik Buah): Nangka, Apel, Salak yang dikeringkan dengan metode Vacuum Frying.
• Granola Bar/Oats: Camilan diet yang praktis.
Jika Anda menyasar pasar menengah ke atas, kategori ini margin keuntungannya lebih tebal daripada keripik pedas.
2. Berburu Supplier Curah (Bal-balan)
Kunci margin keuntungan sistem repacking ada di harga beli. Jangan beli di supermarket lalu dijual lagi, pasti rugi.
Cari di Pusat Grosir & Marketplace
Gunakan kata kunci “Snack Curah Kiloan” atau “Grosir Basreng Bal-balan” di marketplace. Bandingkan harga per kilogramnya.
• Contoh: Harga Basreng Curah Rp35.000/kg.
• Anda kemas per 100 gram (jadi 10 bungkus).
• Modal isi per bungkus: Rp3.500.
• Jual Rp10.000/bungkus.
Margin kotor Anda sangat besar sebelum dipotong biaya kemasan dan admin.
Tes Rasa Wajib Hukumnya
Sebelum beli 1 bal (5-10 kg), beli dulu paket sampel (250 gram). Pastikan rasanya enak, tidak tengik, dan bumbunya pas. Ingat, di bisnis makanan, rasa adalah retensi. Sekali enak, pembeli akan *repeat order*. Sekali tengik, tamat riwayat toko Anda.
3. Strategi Kemasan (Packaging) yang “Instagramable”
Di dunia online, pelanggan membeli kemasan dulu, baru rasa. Kemasan plastik bening biasa (kiloan pasar) tidak akan laku dijual mahal di online.
Standing Pouch adalah Standar
Gunakan kemasan jenis Standing Pouch Ziplock.
• Kelebihan: Bisa berdiri tegak (bagus difoto), bisa ditutup kembali (ziplock) jika tidak habis, dan terlihat premium.
• Material: Pilih bahan Metalized (Alumunium Foil) untuk ketahanan produk lebih lama (anti mlempem), atau bahan Window (setengah transparan) agar produk terlihat.
Stiker Brand Jangan Asal Tempel
Desain stiker menentukan harga jual.
• Jangan gunakan font yang sudah pasaran (seperti Comic Sans).
• Cantumkan info wajib: Nama Brand, Varian Rasa, Berat Bersih (Netto), Tanggal Kadaluarsa (Exp Date), dan Komposisi.
• Gunakan warna yang mencolok. Merah/Oranye untuk pedas, Hijau untuk rumput laut/sehat.
4. Mengurus Legalitas (PIRT & Halal)
Di tahun 2026, marketplace semakin ketat. Produk makanan tanpa izin edar seringkali di-takedown (dihapus paksa) oleh sistem.
SPP-PIRT (Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga)
Untuk usaha repacking, Anda tetap butuh PIRT. Pengurusannya kini 100% online melalui OSS (Online Single Submission). Syaratnya relatif mudah selama tempat pengemasan Anda bersih dan memenuhi standar sanitasi dasar.
Sertifikasi Halal (Self Declare)
Pemerintah mewajibkan produk makanan bersertifikat halal per 2024-2026. Untuk UMK (Usaha Mikro Kecil), manfaatkan program Halal Self Declare yang gratis. Memiliki logo halal di kemasan akan meningkatkan kepercayaan konsumen muslim secara drastis.
Penting! Jangan sekali-kali mencantumkan logo Halal atau nomor PIRT palsu/asal-asalan. Jika ketahuan atau ada sidak BPOM, sanksinya bisa pidana dan denda miliaran rupiah. Uruslah izinnya, itu gratis dan mudah kok.
5. Teknik Packing Aman (Anti Hancur)
Tantangan terbesar jualan makanan ringan online adalah pengiriman. Keripik adalah benda rapuh. Jika sampai di tangan pembeli dalam kondisi hancur menjadi serbuk, Anda akan panen bintang 1.
Kardus + Bubble Wrap Tebal
Jangan pelit di packing. Rumus amannya:
1. Bungkus produk dengan bubble wrap satu lapis.
2. Masukkan ke dalam kardus yang pas (jangan terlalu longgar agar tidak terguncang).
3. Tempel stiker “Fragile/Makanan Mudah Hancur” yang besar di luar paket.
Biaya packing ini harus Anda masukkan ke dalam HPP atau harga jual, jangan diambil dari margin keuntungan.
Perhitungan Berat Volume
Hati-hati, keripik itu ringan tapi makan tempat. Ekspedisi akan menghitung berat volume (Dimensi), bukan berat timbangan.
Contoh: Kerupuk 1 kg mungkin butuh kardus besar yang dihitung 3 kg oleh ekspedisi. Pastikan Anda mencantumkan berat yang sudah disesuaikan di sistem marketplace agar tidak nombok ongkir.
6. Saluran Penjualan: Live Shopping adalah Raja
Di tahun 2026, foto saja tidak cukup. Orang ingin melihat bentuk asli dan suara “kriuk” keripik Anda secara langsung.
Kekuatan ASMR di TikTok Live
Buat sesi Live Streaming setiap hari minimal 2 jam.
• Gunakan mikrofon yang sensitif.
• Makan keripik Anda di depan kamera (Mukbang/ASMR). Suara *kriuk* yang renyah adalah teknik marketing paling hipnotis.
• Berikan promo “Flash Sale 10 menit” untuk mendesak penonton segera check-out.
Video Pendek (Shorts/Reels)
Buat konten “Behind The Scene” proses repacking. Tunjukkan betapa bersihnya proses Anda (pakai sarung tangan, masker). Video tumpukan stok yang menggunung juga memicu efek “Wah, laku banget nih” (Social Proof).
7. Program Reseller & Dropshipper
Ingin omzet meledak tanpa capek jualan eceran sendiri? Bangun pasukan penjualan.
Sistem Paket Usaha
Tawarkan “Paket Usaha Pemula” seharga Rp100.000 isi 15 bungkus camilan *best seller*. Targetkan mahasiswa atau ibu rumah tangga yang ingin belajar jualan. Anda dapat untung grosir, mereka dapat untung eceran. Sama-sama cuan.
Dropship Tanpa Modal
Buka kesempatan dropship. Mereka yang cari pembeli, Anda yang kirim barang atas nama mereka. Ini cara tercepat melipatgandakan jangkauan pasar tanpa biaya iklan.
Rekomendasi Alat:
Agar kemasan Standing Pouch Anda tertutup rapat dan keripik tetap renyah berbulan-bulan, wajib gunakan alat Impulse Sealer (bukan catokan rambut!). Dan untuk foto produk yang jernih, gunakan Studio Mini Box agar hasilnya seperti foto pabrikan.
Kesimpulan: Mulai dari 5 Kilo Pertama
Menerapkan cara jualan makanan ringan online tidak harus langsung besar. Mulailah dengan membeli 5 kg camilan curah, kemas jadi 50 bungkus, dan tawarkan ke teman kantor atau tetangga (test pasar). Jika responnya bagus, baru belanja karungan.
Bisnis repacking snack adalah bisnis ketekunan. Margin per bungkus mungkin receh (Rp2.000 – Rp5.000), tapi jika volume penjualan Anda mencapai ribuan bungkus per bulan, hasilnya bisa mengalahkan gaji manajer.
Untuk informasi regulasi pangan olahan yang aman, Anda bisa memantau situs resmi BPOM RI.
Camilan apa yang paling sering Anda beli online akhir-akhir ini? Basreng atau Keripik Kaca? Itu bisa jadi ide produk pertama Anda!
Pertanyaan Umum (FAQ)
-
Berapa lama masa kadaluarsa keripik repack?
Tergantung jenisnya. Keripik kering (singkong/kaca) bisa tahan 3-6 bulan jika kemasan rapat (alumunium foil). Camilan basah (seperti seblak instan) hanya tahan 1-2 minggu di suhu ruang. Selalu tes ketahanan sebelum jual. -
Apakah perlu mesin vacuum sealer?
Untuk keripik kering, cukup impulse sealer biasa. Tapi untuk produk seperti Bakso Aci atau keripik buah, vacuum sealer atau pengisian Nitrogen sangat disarankan agar lebih awet dan tidak remuk. -
Berapa modal awal untuk mulai repacking?
Di tahun 2026, dengan modal Rp300.000 – Rp500.000 Anda sudah bisa memulai. (Beli 5kg snack Rp200rb, Kemasan & Stiker Rp100rb, Sealer Rp100rb). Sangat terjangkau.








