7 Perbedaan Google Maps dan Google Bisnis yang Fatal Jika Diabaikan Pemula

Perbedaan Google Maps dan Google Bisnis terletak pada fungsinya: Google Maps adalah aplikasi navigasi bagi konsumen untuk menemukan lokasi, sedangkan Google Bisnis adalah alat manajemen bagi pemilik usaha untuk mengatur informasi yang tampil di peta tersebut.
Halo para juragan dan calon pengusaha sukses! Pernahkah Anda mengalami kejadian menyebalkan seperti ini: ada pelanggan yang datang marah-marah karena di HP tertulis toko buka, padahal aslinya Anda sedang tutup liburan? Atau, ada ulasan jelek dari orang iseng di peta lokasi warung Anda, tapi Anda bingung setengah mati bagaimana cara menghapus atau membalasnya karena tidak ada tombol “balas”?
Jika Anda mengangguk, berarti Anda sedang terjebak dalam kesalahpahaman fatal yang sering dialami pemula. Banyak yang mengira cukup dengan “toko saya sudah ada di Maps”, maka urusan selesai. Faktanya, itu baru permulaan. Oleh karena itu, hari ini kita akan membedah tuntas apa sebenarnya perbedaan Google Maps dan Google Bisnis agar Anda bisa memegang kendali penuh atas warung digital Anda. Jangan sampai toko Anda di dunia maya seperti rumah tak bertuan yang bisa diacak-acak orang lain!
Etalase Digital Tempat Orang Mencari Jalan
Mari kita mulai dari yang paling sering kita pakai, yaitu Google Maps. Dalam konteks perbedaan Google Maps dan Google Bisnis, Google Maps berperan sebagai mata bagi konsumen. Ini adalah aplikasi yang digunakan calon pembeli saat perut mereka lapar dan mengetik “warung soto terdekat”.
Di sini, posisi Anda pasif. Toko Anda hanyalah sebuah titik koordinat. Informasi yang tampil di sini (seperti foto makanan, jam buka, atau nomor telepon) seringkali bersumber dari kontribusi orang lain (Google Local Guides). Jadi, jika ada orang iseng yang mengubah jam buka warung Anda di Google Maps menjadi “Buka 24 Jam”, pelanggan bisa datang tengah malam dan kecewa. Mengapa bisa diubah orang lain? Karena di Google Maps, sifatnya adalah informasi publik. Inilah sisi bahayanya jika Anda tidak paham perbedaan Google Maps dan Google Bisnis.
Ruang Kendali Sang Juragan
Sebaliknya, Google Bisnis (sekarang sering disebut Google Business Profile) adalah “kantor” Anda. Ini adalah aplikasi atau dashboard khusus untuk pemilik usaha. Di sinilah letak kekuatan sebenarnya. Jika Google Maps adalah layar bioskopnya, maka Google Bisnis adalah ruang proyektornya.
Dengan memiliki akun Google Bisnis yang terverifikasi, Anda memegang kunci gembok warung digital Anda. Tidak ada orang lain yang bisa sembarangan mengubah jam buka atau nama toko kecuali Anda. Anda bisa membalas ulasan pelanggan dengan sopan, mengunggah foto menu terbaru yang menggugah selera, hingga melihat data berapa orang yang menelepon toko Anda bulan ini. Memahami perbedaan Google Maps dan Google Bisnis di sisi ini memberikan Anda otoritas penuh.
Analogi Papan Reklame dan Remote Control
Supaya lebih mudah dicerna oleh otak kita yang mungkin sudah lelah mengurus dagangan, bayangkan sebuah televisi.
- Google Maps adalah layarnya. Semua orang bisa menonton, melihat gambarnya, dan berkomentar “wah gambarnya bagus” atau “gambarnya buram”.
- Google Bisnis adalah remote control-nya. Hanya Anda yang pegang remote ini. Anda yang menentukan channel apa yang diputar, seberapa terang gambarnya, dan seberapa keras suaranya.
Jika Anda paham perbedaan Google Maps dan Google Bisnis ini, Anda tidak akan membiarkan warung Anda tampil di Maps tanpa Anda pegang remote-nya. Bahaya, lho! Kalau remote-nya tidak Anda pegang, bisa jadi orang lain yang mengklaim dan mengacak-acak informasi toko Anda.
⚠️ Penting! Titik lokasi di Google Maps bisa dibuat oleh siapa saja (pelanggan, tetangga, atau Anda sendiri). Namun, Hak Kepemilikan (Klaim Bisnis) hanya bisa dilakukan melalui Google Bisnis. Segera klaim sebelum didahului pihak tidak bertanggung jawab!
Risiko Mengabaikan Salah Satunya
Banyak pemilik Usaha Anda/Warung/Toko yang berpikir, “Ah, yang penting pelanggan bisa nyampe pakai Maps.” Padahal, perbedaan Google Maps dan Google Bisnis sangat mempengaruhi kredibilitas.
Toko yang hanya ada di Maps tapi tidak dikelola via Google Bisnis akan terlihat “mati”. Tidak ada balasan pada ulasan pelanggan, foto-fotonya buram hasil jepretan asal-asalan pengunjung, dan informasinya sering salah. Sebaliknya, toko yang dikelola dengan Google Bisnis akan tampil mentereng: ada postingan promo terbaru, ada interaksi ramah pemilik, dan jam bukanya akurat. Di mata algoritma Google, toko yang aktif dikelola akan lebih sering direkomendasikan daripada toko yang pasif. Inilah kenapa memahami perbedaan Google Maps dan Google Bisnis bisa bikin omzet naik.

Sumber : Detik.com
Cara Mengambil Alih Kendali (Klaim Toko)
Sudah paham kan betapa pentingnya memegang kendali? Sekarang, bagaimana cara menghubungkan keduanya? Berikut adalah langkah teknis mengubah titik Maps biasa menjadi Aset Bisnis resmi:
- Cari Toko Anda di Google Maps Buka aplikasi Google Maps, ketik nama warung Anda. Jika sudah muncul, geser layar ke atas sampai Anda menemukan tulisan/kalimat “Klaim Bisnis Ini” atau “Claim this business“.
- Masuk ke Mode Pengelolaan Klik tulisan tersebut. Anda akan diarahkan ke tampilan Google Bisnis. Di sini Google akan meminta Anda memverifikasi bahwa Anda benar-benar pemilik sah. Biasanya, Google akan mengirimkan surat pos berisi kode verifikasi ke alamat warung, atau opsi verifikasi via video/telepon (tergantung kepercayaan Google pada data Anda).
- Lengkapi Profil dengan Cantik Sambil menunggu verifikasi, pahami lagi perbedaan Google Maps dan Google Bisnis. Di mode edit ini, mulailah merapikan “rumah” Anda. Ganti foto profil dengan logo warung yang jelas, tulis deskripsi yang mengandung kata kunci jualan Anda, dan pastikan jam operasional 100% akurat. Setelah terverifikasi, tanda centang biru atau status “Pemilik” akan muncul.
Jangan Biarkan Foto Produk Anda Burik
Salah satu fitur utama yang membedakan perbedaan Google Maps dan Google Bisnis adalah kemampuan pemilik untuk mengunggah foto berkualitas tinggi (“Official Photos”). Di Maps, foto pelanggan seringkali gelap dan tidak menarik. Sebagai pemilik, Anda wajib menimpa foto jelek itu dengan foto produk yang glowing karena seseorang akan melihat fotonya kurang bagus maka menurunkan kepercayaan pelanggan. Mungkin mereka akan berfikir “Ah fotonya aja jelek begini, pasti aslinya lebih jelek lagi..”. Jadi pastikan anda mengupdate foto anda sebaik dan sejernih mungkin.
Sebetulnya ada website atau tools yang membantu foto kita menjadi bagus (HD) seperti pixelcut.com, iloveimg.com, canva.com dan lain – lain. Apakah berbayar? ada yang iya dan ada yang tidak. Namun untuk pemakaian terbatas misal hanya 5-10 foto aja gratis kok.
📢 Rekomendasi Alat Pendukung: Agar foto menu atau produk Anda di Google Maps terlihat profesional dan bikin ngiler pelanggan yang melihat, Anda tidak perlu sewa fotografer mahal. Cukup gunakan alat ini:
Studio Mini Box (Foto Produk) Kotak ajaib ini sudah dilengkapi lampu LED terang. Cukup taruh produk/makanan di dalamnya, jepret pakai HP, hasilnya seperti foto studio profesional. Sangat ampuh menaikkan citra toko di Maps.Studio Mini Box (Foto Produk)
Tripod HP Stabilizer Mau bikin video tur singkat suasana warung untuk diunggah ke profil bisnis? Gunakan tripod ini agar video stabil, tidak goyang, dan enak dilihat calon pelanggan.Tripod HP Stabilizer
Ambil Alih Kemudi Warung Digital Anda Sekarang
Zaman sekarang, pertarungan bisnis tidak hanya terjadi di jalan raya, tapi juga di layar smartphone. Mengetahui perbedaan Google Maps dan Google Bisnis adalah pondasi dasar literasi digital bagi pengusaha. Jangan mau jadi penonton di bisnis sendiri.
Jadilah sutradara yang aktif. Pastikan setiap orang yang mencari warung Anda di Google Maps mendapatkan informasi yang benar, foto yang menarik, dan respon yang hangat. Dengan mengintegrasikan kedua platform ini, Anda tidak hanya memudahkan pelanggan datang, tapi juga membuka pintu rezeki yang lebih lebar. Ingat, teknologi ada untuk memudahkan kita, bukan untuk membingungkan. Yuk, cek HP sekarang dan pastikan warung Anda sudah dalam genggaman!
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Apakah saya harus membayar untuk menggunakan Google Bisnis? Tidak, sama sekali gratis. Google menyediakan fitur ini agar data di peta mereka akurat. Jika ada pihak yang meminta bayaran jutaan untuk membuat akun, hati-hati itu jasa pihak ketiga (calo), bukan dari Google resmi. Namun, memahami perbedaan Google Maps dan Google Bisnis akan menghindarkan Anda dari penipuan semacam ini.
- 2. Bisakah saya punya Google Maps tanpa Google Bisnis? Bisa, tapi sangat berisiko. Titik lokasi Anda menjadi “liar” dan bisa diklaim atau diedit orang lain. Tanpa akun Bisnis, Anda tidak bisa melihat statistik berapa orang yang mencari toko Anda.
3. Bagaimana jika nama toko saya belum ada di Maps sama sekali? Anda bisa langsung mendaftar lewat Google Bisnis. Secara otomatis, setelah Anda mengisi data dan terverifikasi, titik lokasi akan muncul di Google Maps. Jadi, Anda menciptakan keduanya sekaligus. Ini cara paling benar dan aman karena Anda langsung pegang hak aksesnya sejak awal.








