4 Rahasia Apa Itu Google Bisnis Post? Ini Cara Paling Ampuh Datangkan Pelanggan

Jawaban mendasar mengenai apa itu Google Bisnis Post di tahun 2026 adalah fitur micro-blogging gratis yang disediakan Google dalam profil bisnis, yang memungkinkan pemilik usaha untuk mempublikasikan pembaruan singkat, foto produk terbaru, penawaran diskon terbatas, hingga jadwal acara langsung di Halaman Pencarian Google (Search) dan Google Maps. Fitur ini berfungsi sebagai sinyal “keaktifan” (freshness signal) bagi algoritma mesin pencari untuk memprioritaskan penayangan bisnis yang rajin berinteraksi dibandingkan bisnis yang pasif atau mati suri.
Seringkali saya bertemu pemilik warung atau toko kelontong yang sudah mendaftarkan usahanya di Google Maps, tapi setelah itu didiamkan begitu saja. Mereka berpikir tugasnya sudah selesai. Padahal, Google Maps di zaman sekarang bukan lagi sekadar buku telepon digital atau penunjuk jalan. Ia sudah berevolusi menjadi media sosial lokal tempat orang mencari rekomendasi “mau makan apa” atau “belanja di mana” saat ini juga. Jika profil bisnis Anda sepi tanpa kabar berita, pelanggan akan ragu: “Jangan-jangan warung ini sudah tutup?”
Di sinilah peran vital memahami apa itu Google Bisnis Post. Bayangkan fitur ini seperti Status WhatsApp atau Instagram Story, tapi bedanya, penontonnya adalah orang-orang yang memang sedang mencari produk Anda di sekitar lokasi tersebut. Niat beli (buying intent) mereka jauh lebih tinggi daripada orang yang sedang scroll TikTok. Dalam panduan ini, kita akan membedah jenis-jenis postingan yang bisa Anda buat untuk memancing pelanggan datang tanpa harus keluar uang sepeserpun untuk iklan berbayar. Agar konten Anda semakin menarik secara visual, jangan lupa pelajari teknik fotonya di contoh foto produk untuk google bisnis.
Jenis Postingan: Bukan Sekadar Status Galau
Google mendesain fitur ini khusus untuk kebutuhan bisnis. Ada tiga jenis utama postingan yang harus Anda ketahui dan manfaatkan sesuai tujuannya.
1. Kabar Berita (Update)
Ini adalah format standar untuk memberitahu pelanggan tentang apa yang sedang terjadi di toko Anda hari ini.
Contoh: “Hujan-hujan enak makan bakso hangat! Stok bakso urat baru saja matang nih, yuk merapat sebelum kehabisan.”
Fungsi: Menunjukkan bahwa warung Anda buka dan siap melayani. Postingan ini akan muncul di tab “Update” di profil Maps Anda.
2. Penawaran (Offer)
Ini adalah senjata paling ampuh untuk mendatangkan penjualan kilat. Postingan ini memiliki label khusus berwarna kuning/hijau yang mencolok.
Fitur: Anda bisa memasukkan kode voucher, syarat ketentuan, dan batas waktu promo (tanggal mulai & selesai).
Contoh: “Diskon 20% Khusus Hari Jumat! Tunjukkan postingan ini ke kasir.”
Strategi: Gunakan kalimat promosi yang memikat seperti yang dibahas di contoh kata kata menarik perhatian pembeli untuk meningkatkan konversi orang yang melihat menjadi pembeli.
3. Acara (Event)
Cocok untuk Anda yang ingin mengadakan kegiatan khusus untuk menarik massa.
Contoh: “Nonton Bareng Final Piala Dunia di Warkop Kami” atau “Grand Opening Cabang Baru”.
Keunggulan: Postingan ini akan tetap muncul di bagian atas profil sampai tanggal acara selesai, jadi tidak cepat tenggelam seperti postingan biasa.
Mengapa Fitur Ini Sangat Penting untuk SEO Lokal?
Banyak yang bertanya, “Apa hubungannya postingan dengan ranking di Google?”. Jawabannya sangat erat. Algoritma Google itu menyukai konten yang segar (fresh content).
Ketika Anda rajin membuat postingan (minimal seminggu sekali), Google menganggap bisnis Anda aktif dan relevan. Sebagai imbalannya, Google akan lebih sering merekomendasikan warung Anda di hasil pencarian “Terdekat” dibandingkan kompetitor yang terakhir update tahun lalu. Selain itu, postingan Anda memberikan informasi tambahan yang tidak muat di kolom deskripsi standar.
⚠️ Penting!
Jangan pernah memposting konten yang tidak relevan atau bersifat pribadi (curhat) di Google Bisnis Post. Ingat, ini adalah kanal profesional. Google memiliki kebijakan konten yang ketat. Postingan yang mengandung nomor telepon berlebihan (spamming), kata-kata kasar, atau gambar yang tidak jelas bisa menyebabkan postingan dihapus atau bahkan akun ditangguhkan (suspend).
Cara Membuat Postingan yang “Nendang”
Hanya karena gratis, jangan buat asal-asalan. Maksimalkan fitur ini dengan strategi konten yang matang.
Gunakan Foto Asli: Jangan ambil foto dari Google Image. Foto asli masakan Anda, meskipun sederhana, jauh lebih dipercaya pelanggan. Pastikan fotonya terang dan jelas.
Judul yang Memancing: Gunakan judul singkat yang padat (maksimal 58 karakter agar tidak terpotong di layar HP). Contoh: “Promo Merdeka: Beli 2 Gratis 1”.
Tombol Aksi (Call-to-Action): Google menyediakan tombol praktis seperti “Pesan Online”, “Beli”, “Daftar”, atau “Telepon Sekarang”. Jangan biarkan postingan Anda “buntu”. Selalu pasang tombol agar pelanggan tahu harus melakukan apa selanjutnya.
Mengintegrasikan dengan Media Sosial Lain
Anda tidak perlu kerja dua kali. Konten yang Anda buat untuk Status WhatsApp atau Instagram Story sebenarnya bisa didaur ulang untuk Google Bisnis Post.
Misalnya, Anda sudah membuat poster promo untuk status WA. Simpan gambarnya, lalu upload juga di Google Bisnis sebagai postingan “Penawaran”. Dengan cara ini, Anda menjangkau dua jenis audiens sekaligus: pelanggan lama di kontak WA dan calon pelanggan baru di Google Maps. Pelajari strategi lengkapnya di ide promosi warung agar ramai untuk mengkombinasikan semua kanal pemasaran ini.
📢 Rekomendasi Alat:
Agar foto makanan atau produk yang Anda posting di Google Bisnis terlihat profesional dan menggugah selera (tidak gelap), gunakan bantuan pencahayaan dari Ring Light Midio atau Studio Mini Box. Foto yang cerah terbukti meningkatkan jumlah klik pelanggan hingga 35% di Google Maps.
Papan Iklan Digital
Memahami apa itu Google Bisnis Post adalah langkah awal untuk menguasai pasar lokal di kecamatan Anda. Anggaplah ini sebagai papan tulis kapur yang biasa ditaruh di depan kafe untuk menulis “Menu Hari Ini”, bedanya papan ini bisa dilihat oleh ribuan orang di HP mereka masing-masing.
Jangan sia-siakan fitur gratis ini. Mulailah rutin memposting setidaknya satu kali seminggu. Konsistensi Anda akan berbuah manis berupa kunjungan pelanggan baru yang terus mengalir.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai program digitalisasi UMKM, Anda bisa mengunjungi situs resmi Kementerian Koperasi dan UKM. Sudah punya ide mau posting apa hari ini? Menu makan siang atau promo es teh? Yuk, buka aplikasi Google Maps Anda sekarang dan buat postingan pertama!
Pertanyaan Umum (FAQ)
Berapa lama postingan Google Bisnis bertahan? Untuk jenis postingan “Update” standar, biasanya akan diarsipkan (turun ke bawah/sembunyi) setelah 6 bulan. Namun, untuk jenis “Penawaran” (Offer), postingan akan hilang otomatis sesuai tanggal berakhir promo yang Anda atur.
Apakah bisa memposting video di Google Bisnis? Bisa dan sangat disarankan. Video pendek berdurasi maksimal 30 s (ukuran file maks 75 MB) sangat menarik perhatian. Anda bisa memposting video suasana warung yang ramai atau proses memasak yang mengebulkan asap.
Apakah ada batasan jumlah postingan? Tidak ada batasan resmi, tapi disarankan jangan melakukan spamming (misal 10 postingan dalam satu jam). Cukup 1-2 postingan berkualitas per hari atau 3-4 kali seminggu sudah sangat cukup untuk menjaga sinyal keaktifan di mata Google.






